La Tahzan Innallaha Ma'ana
Lucu nya hidup ini.
Amat sangat lucu dibandingkan senyuman mu.
Oh Tidak... Jangan tertawa.
Aku sedang tidak menggodamu.
Benar, Kamu termasuk dalam daftar hidupku.
Hanya saja kini penempatan nya berbeda.
Hanya saja kini penempatan nya berbeda.
Ah kau tau? Dahulu kau berada dalam tumpukan paling atas sayang.
Namun kini tidak lagi... Allah, adalah satu satunya dalam hatiku.
Banyak masalah yang aku hadapi saat kamu tidak ada.
Kehampaan yang aku terima ditambah dengan pahitnya pengabaian mu.
Kehampaan yang aku terima ditambah dengan pahitnya pengabaian mu.
Sungguh, kamu tidak akan pernah mengerti bagaimana jadi aku..
Pernah aku memaki dengan lantangnya!
Ya tuhan! mengapa hidupku selalu susah?
Ya tuhan! mengapa hidupku selalu susah?
Mengapa harus aku?
"Ainallah, libatkan Allah dalam masalah kita sekecil apapun"
Kalimat sederhana yang menggetarkan hatiku.
Ada kalimat bijak dari seseorang yang sangat aku kagumi.
Beliau pernah berkata :
" Bisa jadi orang yang paling mulia dalam hidupnya adalah orang yang paling sering di uji dalam hidupnya. Diuji dengan kehilangan orang-orang yang disayanginya, kehilangan pekerjaannya, dimusibahi dengan sakitnya. Jika itu terjadi dalam kehidupan kita, berarti allah masih ngasih kita kesempatan untuk merasakan pahit getirnya kehidupan kekasih-kekasih allah. La Tahzan innallaha Ma'ana, jangan bersedih sesungguhnya allah bersama kita"Thanks to ust hananattaki.
May allah beside you.
Komentar
Posting Komentar