28 juli 2017


Kamu bilang tidak ingin aku bersedih.
Nyatanya, tak terhitung lagi tetesan air yang jatuh dari pelupuk mataku.
Kamu bilang jika aku menghilang maka kamu akan mencariku.
Nyatanya, kamu biarkan aku sembunyi dan berharap kamu mencariku.

Kamu bilang akan menggantikan amarahku.
Kau bilang "Maka makilah aku jika itu membuatmu tenang".
Nyatanya, aku bahkan tidak bisa memakimu sekencang-kencangnya.

Memang benar, manusia tidak bisa dipercaya dengan kata-kata nya.
Aku keliru. Aku bahkan percaya dengan mudahnya.
Kau membuat aku menggantungkan harapan yang terlalu tinggi.
Aku sampai tak menyangka bisa jatuh se jatuh-jatuhnya..

Perkenalan kita terlalu singkat untuk disebut cinta.
Namun terlalu dalam jika ini hanyalah rasa suka.
Bagaimana bisa kau membuat aku merasa berbeda hanya dalam satu hari?
Bagaimana bisa kau membuat aku susah lupa dengan kepergianmu yang tiba-tiba?
Ini menyiksaku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fantasi

Sepucuk surat untuk mu

Maret 2018