14 Juli 2017.
Akan kurincikan segala kesalahanku.
Aku adalah wanita yang selalu berfikir positif dan selalu meletakan hal hal yang jauh dari harapanku.
Aku selalu menganggap orang lain berfikiran yang sama dan menggantungkan harapan yang sama denganku.
Aku selalu menganggap orang lain berfikiran yang sama dan menggantungkan harapan yang sama denganku.
Sekali lagi, that is my false.
Dia adalah Laki laki pertama yang menyentuh tangan ku.
Genggaman nya yang tak ku balas saat itu. Bagaimana bisa ku balas? Aku tidak mengerti bahwa aku sepolos itu.
Disentuh nya pula pundakku saat melangkah maju.
Serta menyentuh jemari kelingking ini saat menyebrangi padatnya jalan.
Wahh Hari itu.. Dia terlihat begitu "manis" di mataku.
Sekilas aku berfikir di dalam kereta itu akan jadi awal untuk kembali baiknya hubungan kami. Aku kira lambaian tangannya akan menjadi yang pertama untuk setiap kepulanganku berikutnya. Namun sekali lagi, aku salah.. Itu menjadi yang terakhir.
Aku juga tak pernah mengerti mengapa hubungan ini bisa terasa "begitu asing".
So, this is my problem!
Aku selalu bertingkah emosional untuk tiap orang yang baru.
Untuk setiap orang yang berlaku baik dan membuatku merasa nyaman.
Sebenarnya ini sulit. Aku tak pernah mudah merasa nyaman pada siapapun.
Tapi anehnya, ketika aku mulai menaruh harapan yang tinggi pada seseorang.. dia meninggalkan ku.
Apakah semua lelaki seperti itu?
Namun inilah yang menyakitkan. Karna dia yang pertama.
Dia yang pertama yang benar-benar nyata kehadiran nya.
Bukan hanya melihat dari jauh, atau percakapan sederhana yang tak ada habisnya.
Namun inilah yang menyakitkan. Karna dia yang pertama.
Dia yang pertama yang benar-benar nyata kehadiran nya.
Bukan hanya melihat dari jauh, atau percakapan sederhana yang tak ada habisnya.
Kini.. Seakan semuanya berlalu begitu saja.
Mungkin saja ia berfikir "aku baik baik saja".
Namun ia melupakan sesuatu yang penting, bahwa tidak ada wanita yang baik baik saja setelah disentuh hatinya. Awalnya aku berfikir dia berbeda.
Seseorang yang akan serius terhadapku, tidak akan menyakiti bahkan meninggalkan ku.
Aku terlalu polos hingga berfikir positif jika aku mencintainya maka dia juga akan mencintaiku.
Tapi di akhir, aku malah berusaha keras menyadarkan diri bahwa aku telah kehilangannya.
Semua sikap baik nya hanyalah angan semu.
Pernah aku berjuang untuk percaya bahwa dia akan kembali.
Nyatanya.. dia meninggalkan ku tanpa penjelasan.
Seperti semua yang dulu tidak berarti apa-apa.
Semua sikap baik nya hanyalah angan semu.
Pernah aku berjuang untuk percaya bahwa dia akan kembali.
Nyatanya.. dia meninggalkan ku tanpa penjelasan.
Seperti semua yang dulu tidak berarti apa-apa.
14juli 2017.
~Rš
Komentar
Posting Komentar