Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

28 juli 2017

Kamu bilang tidak ingin aku bersedih. Nyatanya, tak terhitung lagi tetesan air yang jatuh dari pelupuk mataku. Kamu bilang jika aku menghilang maka kamu akan mencariku. Nyatanya, kamu biarkan aku sembunyi dan berharap kamu mencariku. Kamu bilang akan menggantikan amarahku. Kau bilang "Maka makilah aku jika itu membuatmu tenang". Nyatanya, aku bahkan tidak bisa memakimu sekencang-kencangnya. Memang benar, manusia tidak bisa dipercaya dengan kata-kata nya. Aku keliru. Aku bahkan percaya dengan mudahnya. Kau membuat aku menggantungkan harapan yang terlalu tinggi. Aku sampai tak menyangka bisa jatuh se jatuh-jatuhnya.. Perkenalan kita terlalu singkat untuk disebut cinta. Namun terlalu dalam jika ini hanyalah rasa suka. Bagaimana bisa kau membuat aku merasa berbeda hanya dalam satu hari? Bagaimana bisa kau membuat aku susah lupa dengan kepergianmu yang tiba-tiba? Ini menyiksaku.

Be writer

Katakan padaku! Apa yang paling kau suka? Menulis . Aku bisa membuat duniaku sendiri. Apa yang kau harap dari dunia fantasi? Kau menggelikan. Kepuasan. Kau tau? Tidak semua orang di dunia ini bisa kau percaya. Tidak setiap sedihmu, bahagiamu bisa kau ceritakan . Ah tentu, Termasuk rasa kecewaku padamu..                              Rdy.

La Tahzan Innallaha Ma'ana

Lucu nya hidup ini. Amat sangat lucu dibandingkan senyuman mu. Oh Tidak ... Jangan tertawa.  Aku sedang tidak menggodamu. Benar, Kamu termasuk dalam daftar hidupku. Hanya saja kini penempatan nya berbeda. Ah kau tau? Dahulu kau berada dalam tumpukan paling atas sayang. Namun kini tidak lagi...  Allah, adalah satu satunya dalam hatiku. Banyak masalah yang aku hadapi saat kamu tidak ada. Kehampaan yang aku terima ditambah dengan pahitnya pengabaian mu. Sungguh, kamu tidak akan pernah mengerti bagaimana jadi aku.. Pernah aku memaki dengan lantangnya! Ya tuhan! mengapa hidupku selalu susah? Mengapa harus aku? " Ainallah, libatkan Allah dalam masalah kita sekecil apapun" Kalimat sederhana yang menggetarkan hatiku . Ada kalimat bijak dari seseorang yang sangat aku kagumi. Beliau pernah berkata : " Bisa jadi orang yang paling mulia dalam hidupnya adalah orang yang paling sering di uji dalam hidupnya.  Diuji dengan kehilangan orang-...

14 Juli 2017.

Akan kurincikan segala kesalahanku. Aku adalah wanita yang selalu berfikir positif dan selalu meletakan hal hal yang jauh dari harapanku. Aku selalu menganggap orang lain berfikiran yang sama dan menggantungkan harapan yang sama denganku . Sekali lagi, that is my false . Dia adalah Laki laki pertama yang menyentuh tangan ku. Genggaman nya yang tak ku balas saat itu. Bagaimana bisa ku balas? Aku tidak mengerti bahwa aku sepolos itu. Disentuh nya pula pundakku saat melangkah maju. Serta menyentuh jemari kelingking ini saat menyebrangi padatnya jalan. Wahh Hari itu.. Dia terlihat begitu "manis" di mataku . Sekilas aku berfikir di dalam kereta itu akan jadi awal untuk kembali baiknya hubungan kami.  Aku kira lambaian tangannya akan menjadi yang pertama untuk setiap kepulanganku berikutnya.  Namun sekali lagi, aku salah.. Itu menjadi yang terakhir. Aku juga tak pernah mengerti mengapa hubungan ini bisa terasa "begitu asing" . So, this is my proble...