Fantasi
Dalam hidup, aku terkadang mencintai kesendirianku.
Tak peduli apa yang aku lakukan aku tidak perlu mengadu.
Pernah disaat aku terjatuh. Bebanku tak bisa kubagi.
Lalu aku mulai mencari. Aku tertawa, ternyata tak semudah itu.
Kemudian aku kembali mengulang yang pertama.
Lama lama aku terbiasa menikmati semuanya sendiri.
Aku tak pernah cemburu dengan kisah yang ku dengar.
Bagiku itu terdengar melelahkan.
Usiaku bertambah. Menikah adalah keinginan ku.
Namun seseorang yang pasti tak kunjung datang.
Impian yang aku inginkan hanyalah fantasi belaka.
Aku bukanlah seseorang yang munafik.
Aku juga ingin dicintai dan mencintai.
Aku sudah mencoba tapi kekecewaan yang aku dapat.
Berkali-kali sampai kutumpahkan dalam tiap tulisanku.
~ rachel veinyard ~
Komentar
Posting Komentar