Selamat hari jadi yang ke-10 sahabatku! T.E.N
10 tahun yang lalu, saat usiaku belasan tahun. Aku membangun beberapa kenangan yang paling indah dalam hidupku. Menginjak usiaku yang saat ini sudah berkepala dua, tiap malam tak henti hentinya aku dan sahabat- sahabat ku saling mengirimi pesan singkat dan bertukar kabar. Meskipun saat ini kami jauh dan kami sudah mulai dewasa, aku sangat bersyukur masih diberi kesempatan bersama dengan mereka. Walaupun kami tak tumbuh remaja bersama, tak sering berjalan bersama, tak seberapa mengenal masing masing kekasih, tapi kami tak pernah lupa.
Tepat tahun 2007, sahabat pertamaku.. Sebut saja miss T. Salah satu wanita yang cukup populer pada zaman nya haha. Dia salah satu sahabat terbaik sepanjang masa.
Sifatnya yang cuek, diam, tapi tak pernah sekalipun marah atau menunjukkan emosi nya terhadap ku.
Tak pernah sekalipun terlontar dari mulutnya kata kata yang menyakiti hatiku.
Kagum! Salah satu kalimat terbaik ku untuknya.
Dialah yang paling mengerti dan yang paling pintar dalam soal "menasihati".
Tapi dulu, terkadang aku benci sifat kurang peduli nya. Benci saat dulu dia terkadang lupa menanyakan kabar ku.
Tapi perlahan aku mengerti. Dia sahabatku.
Namun dia punya dunia nya sendiri.
Aku pun tak lagi menuntut. Ku tinggalkan dia sampai ia yang mencariku.
Sahabat kedua ku sebut saja miss E. Salah satu sahabat yang paling keras kepala yang aku miliki. Haha. Tapi aku menyayangi nya! Ahhh kalian tau? Ternyata benar kata orang jika "benci" bisa jadi "sayang". Ini berlaku pada persahabatan kami.
Hambar rasanya jika hari hari kami tak pernah di bumbui dengan "pertengkaran".
Tapi anehnya, kami akan saling merindukan. Lagi lagi dan lagi.
Namun dibalik ego nya yang tinggi, dia adalah orang yang sanggup menahan badan nya hanya untukku.
Dikala aku sedih dan disakiti oleh orang lain, dia adalah orang yang pertama maju untuk membelaku. Tak peduli dirinya dibenci, dia seperti harimau yang tak pernah melepaskan mangsanya. He he.
Dia adalah superhero ku. Penjagaku. Dan juga teman adu mulut yang paling terbaik!.
Sahabat ketigaku. Sebut saja miss N. Dia adalah sahabat yang paling tidak bisa ku deskripsikan. Bukan karena sifat ataupun tingkah laku nya yang buruk. Bukan.
Tapi karena sifat nya yang paling "netral" diantara lain nya.
Diantara BOY yang lain, dia salah satu yang terkeren dimataku. Haha.
Sifatnya agak terkesan misterius, susah untuk berterus terang dan terkadang susah untuk dipahami.
Tapi tolong jangan meragukan kesetiaan wanita satu ini. :) dia rela melakukan apa saja jika sudah "sayang". Dia tak pernah marah bila dicela, ditegur, atau bahkan dilupakan.
Dia akan tetap disini dan tak akan pergi. Dia akan tetap menerima kembali dan melupakan semua masalah seakan tak pernah terjadi. Kalian tau bukan? bahwa tidak ada persahabatan jika tak ada pertengkaran. Tapi terkadang sifatnya yang kurang romantis ini menjengkel kan.
Tapi aku menyangangi mereka. Mereka adalah segala nya. Bahagia dan tangisku. Mereka semua adalah alasan nya.
Dulu, setiap tahun kita tak pernah lupa untuk merayakan hari ulang tahun bersama. Memakai barang yang sama, menghormati hobi satu sama lain, bepergian bersama, menangis, bercerita, bahagia, bahkan date bersama. Haha. Tapi tidak seperti date yang kalian pikirkan. Tak ada sentuhan, tak ada berduaan, tak ada hal hal lain selain berjalan dan bepergian bersama sama. Bahkan satu foto pun tidak ada.
Ingat saat hari kelulusan kami. Saat itu tepatnya di bawah pohon besar, kami menangis.
Aku sangat sedih berpisah dengan sahabatku dan harus pindah ke kota lain yang jarak nya berkilo kilo dari tempat asalku.
Aku sedih harus melepas semua nya.Semua kenangan yang aku pikir akan susah aku temui dikemudian hari.
Saat itu kita masih polos. Tidak secanggih saat ini. Serba modern dan semua fasilitas untuk bertukar kabar dan mengetahui aktivitas masing masing selalu ada.
Kemudian kita beranjak dewasa. Kita mulai terlena dengan kehidupan masing masing. Kita sempat lupa dengan segala kenangan yang kita buat. Sampai akhirnya, tiga tahun setelah itu kita kembali. Kembali seperti dulu.
Kita kembali mengenang saat saat itu. Kembali mengulang sejarah yang pernah kita lalui. Kembali membangun kisah yang baru dan melupakan segala perselisihan yang sempat terjadi.
Hal yang tak pernah aku lupakan dalam hidupku adalah lambaian tangan selamat tinggal dari mereka puluhan tahun yang lalu. Surat surat yang mereka tulis untukku. Ucapan rindu yang mereka tujukan padaku. Dan ucapan kecewa yang mereka lontarkan padaku.
Aku tak akan melupakannya.
Meskipun hal yang lalu tak akan terulang. Setidaknya saat ini kami dapat membangun kisah yang lain. Kisah yang tak kalah romantis pada zaman itu. Tak peduli jarak yang ada saat ini, kalian tetaplah sahabatku. Sahabat di dunia dan akhirat ku❤️.
Tepat tahun 2007, sahabat pertamaku.. Sebut saja miss T. Salah satu wanita yang cukup populer pada zaman nya haha. Dia salah satu sahabat terbaik sepanjang masa.
Sifatnya yang cuek, diam, tapi tak pernah sekalipun marah atau menunjukkan emosi nya terhadap ku.
Tak pernah sekalipun terlontar dari mulutnya kata kata yang menyakiti hatiku.
Kagum! Salah satu kalimat terbaik ku untuknya.
Dialah yang paling mengerti dan yang paling pintar dalam soal "menasihati".
Tapi dulu, terkadang aku benci sifat kurang peduli nya. Benci saat dulu dia terkadang lupa menanyakan kabar ku.
Tapi perlahan aku mengerti. Dia sahabatku.
Namun dia punya dunia nya sendiri.
Aku pun tak lagi menuntut. Ku tinggalkan dia sampai ia yang mencariku.
Sahabat kedua ku sebut saja miss E. Salah satu sahabat yang paling keras kepala yang aku miliki. Haha. Tapi aku menyayangi nya! Ahhh kalian tau? Ternyata benar kata orang jika "benci" bisa jadi "sayang". Ini berlaku pada persahabatan kami.
Hambar rasanya jika hari hari kami tak pernah di bumbui dengan "pertengkaran".
Tapi anehnya, kami akan saling merindukan. Lagi lagi dan lagi.
Namun dibalik ego nya yang tinggi, dia adalah orang yang sanggup menahan badan nya hanya untukku.
Dikala aku sedih dan disakiti oleh orang lain, dia adalah orang yang pertama maju untuk membelaku. Tak peduli dirinya dibenci, dia seperti harimau yang tak pernah melepaskan mangsanya. He he.
Dia adalah superhero ku. Penjagaku. Dan juga teman adu mulut yang paling terbaik!.
Sahabat ketigaku. Sebut saja miss N. Dia adalah sahabat yang paling tidak bisa ku deskripsikan. Bukan karena sifat ataupun tingkah laku nya yang buruk. Bukan.
Tapi karena sifat nya yang paling "netral" diantara lain nya.
Diantara BOY yang lain, dia salah satu yang terkeren dimataku. Haha.
Sifatnya agak terkesan misterius, susah untuk berterus terang dan terkadang susah untuk dipahami.
Tapi tolong jangan meragukan kesetiaan wanita satu ini. :) dia rela melakukan apa saja jika sudah "sayang". Dia tak pernah marah bila dicela, ditegur, atau bahkan dilupakan.
Dia akan tetap disini dan tak akan pergi. Dia akan tetap menerima kembali dan melupakan semua masalah seakan tak pernah terjadi. Kalian tau bukan? bahwa tidak ada persahabatan jika tak ada pertengkaran. Tapi terkadang sifatnya yang kurang romantis ini menjengkel kan.
Tapi aku menyangangi mereka. Mereka adalah segala nya. Bahagia dan tangisku. Mereka semua adalah alasan nya.
Dulu, setiap tahun kita tak pernah lupa untuk merayakan hari ulang tahun bersama. Memakai barang yang sama, menghormati hobi satu sama lain, bepergian bersama, menangis, bercerita, bahagia, bahkan date bersama. Haha. Tapi tidak seperti date yang kalian pikirkan. Tak ada sentuhan, tak ada berduaan, tak ada hal hal lain selain berjalan dan bepergian bersama sama. Bahkan satu foto pun tidak ada.
Ingat saat hari kelulusan kami. Saat itu tepatnya di bawah pohon besar, kami menangis.
Aku sangat sedih berpisah dengan sahabatku dan harus pindah ke kota lain yang jarak nya berkilo kilo dari tempat asalku.
Aku sedih harus melepas semua nya.Semua kenangan yang aku pikir akan susah aku temui dikemudian hari.
Saat itu kita masih polos. Tidak secanggih saat ini. Serba modern dan semua fasilitas untuk bertukar kabar dan mengetahui aktivitas masing masing selalu ada.
Kemudian kita beranjak dewasa. Kita mulai terlena dengan kehidupan masing masing. Kita sempat lupa dengan segala kenangan yang kita buat. Sampai akhirnya, tiga tahun setelah itu kita kembali. Kembali seperti dulu.
Kita kembali mengenang saat saat itu. Kembali mengulang sejarah yang pernah kita lalui. Kembali membangun kisah yang baru dan melupakan segala perselisihan yang sempat terjadi.
Hal yang tak pernah aku lupakan dalam hidupku adalah lambaian tangan selamat tinggal dari mereka puluhan tahun yang lalu. Surat surat yang mereka tulis untukku. Ucapan rindu yang mereka tujukan padaku. Dan ucapan kecewa yang mereka lontarkan padaku.
Aku tak akan melupakannya.
Meskipun hal yang lalu tak akan terulang. Setidaknya saat ini kami dapat membangun kisah yang lain. Kisah yang tak kalah romantis pada zaman itu. Tak peduli jarak yang ada saat ini, kalian tetaplah sahabatku. Sahabat di dunia dan akhirat ku❤️.
Komentar
Posting Komentar